TEMPAT BERBAGI ILMU DUNIA DAN AKHIRAT
Dunia = Kumpulan rangkaian elektronika, Download, ilmu umum, dll
Akhirat = Iman dan Tauhid, Hukum islam, Akhlakul kharimah, dll

SEKARANG BLOG INI SUDAH BISA DI KASIH KOMENTAR, BAGI YANG INGIN DI TANYAKAN SEPUTAR RANGKAIAN ELEKTRONIKA ATAU YANG LAIN SILAH KAN KASIH KOMENTAR ^_^
Tampilkan postingan dengan label Mikrokontroler Dasar Teori. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mikrokontroler Dasar Teori. Tampilkan semua postingan

Senin, 19 November 2012

MENGENAL AVR ATMEGA8535



DISKUSI-10   AVR ATMEGA8535
 
 10.1    Tujuan
Mengenal dan memahami prinsip dasar Mikrokontroler AVR ATMEGA8535 untuk simulasi dan pemodelan system aplikasi.

10.2     Dasar Teori
ATmega8535
Mikrokontroller AVR memiliki arsitektur RISC 8 Bit, sehingga semua instruksi dikemas dalam kode 16-bit (16-bits word) dan sebagian besar instruksi dieksekusi dalam satu siklus instruksi clock. Dan ini sangat membedakan sekali dengan instruksi MCS-51 (Berarsitektur CISC) yang membutuhkan siklus 12 clock. RISC adalah Reduced Instruction Set Computing sedangkan CISC adalah Complex Instruction Set Computing.
AVR dikelompokkan kedalam 4 kelas, yaitu ATtiny, keluarga AT90Sxx, keluarga ATMega, dan keluarga AT86RFxx.  Dari kesemua kelas yang membedakan satu sama  lain adalah ukuran onboard memori, on-board peripheral dan fungsinya. Dari segi arsitektur dan instruksi yang digunakan mereka bisa dikatakan hampir sama.

Selasa, 31 Juli 2012

Mengenal Mikrokontroler AT89S51

Mikrokontroler tipe AT89S51 merupakan mikrokontroler keluarga MCS-51 dengan konfigurasi yang sama persis dengan AT89C51 yang cukup terkenal, hanya saja AT89S51 mempunyai fitur ISP (In-System Programmable Flash Memory). Fitur ini memungkinkan mikrokontroler dapat diprogram langsung dalam suatu sistem elektronik tanpa melalui Programmer Board atau Downloader Board. Mikrokontroler dapat diprogram langsung melalui kabel ISP yang dihubungkan dengan paralel port pada suatu Personal Computer.

Adapun fitur yang dimiliki Mikrokontroler AT89S51 adalah sebagai berikut :

1. Sebuah CPU (Central Processing Unit) 8 bit yang termasuk keluarga MCS51.
2. Osilator internal dan rangkaian pewaktu, RAM internal 128 byte (on chip).
3. Empat buah Programmable port I/O,masing-masing terdiri atas 8 jalur I/O
4. Dua buah Timer Counter 16 bit.
5. Lima buah jalur interupsi (2 interupsi external dan 3 interupsi internal )
6. Sebuah port serial dengan kontrol serial full duplex UART.
7. Kemampuan melaksanakan operasi perkalian, pembagian dan operasi Boolean (bit)
8. Kecepatan pelaksanaan instruksi per siklus 1 microdetik pada frekuensi clock 12 MHz
9. 4 Kbytes Flash ROM yang dapat diisi dan dihapus sampai 1000 kali
10. In-System Programmable Flash Memory
 

Mikrokontroler AT89C51

                                                                    Berikut gambar fisiknya:

Susunan pin pada mikrokontroler AT89C51 dapat dilihat pada gambar disamping. Penjelasan untuk masing-masing pin dari mikrokontroler adalah sebagai berikut :



Rangkaian Sistem Minimum Mikrokontroler AT89C51


IC AT89C51 ini mempunyai empat buah port yang dapat digunakan sebagai masukan dan keluaran. Sebelum menggunakan IC Mikrokontroler AT89C51 ini langkah yang harus dipersiapkan adalah membuat rangkaian sistem minimum AT89C51. Setelah mendapatkan sebuah rangkaian sistem minimum yang lengkap, sistem minimum AT89C51 ini akan dioperasikan sebagai input sekaligus sebagai output pada keseluruhan rangkaian mikrokontroler AT89C51. Berikut merupakan gambar sistem minimum rangkaian mikrokontroler :


 

Komunikasi Serial RS232

Komunikasi Serial RS232



Nama resmi dari standart interface ini adalah interface between data terminal equipment and data communication employing serial binary data interchange, yaitu suatu terminal yang menghubungkan antara terminal data dari suatu peralatan dan peralatan komunikasi data yang yang menjalankan pertukaran data biner secara serial, oleh industri komunikasi data disebut RS-232. Sejak dipublikasikan pertama kali pada tahun 1962 , interface ini telah mengalami beberapa revisi dan sekarng yang banyak dipergunakan adalah RS-232 revisi kelima yang dipergunakan pada tahun 1991 dan disebut RS-232E atau EIA-232-E. Awalan “RS” pada RS-232 merupakan singkatan dari recommended standart yang berarti standart yang dianjurkan, yang berarti standart yang dianjurkan, karena selama ini dalam publikasi EIA tidak pernah memiliki ketetapan hukum yang mengharuskan untuk digunakan dalam dunia komunikasi data. Ada beberapa standart sederhana yang dikembangkan sendiri oleh pembuat peralatan elektronik yang mungkin dapat diikuti, agar secara umum ada kecocokan. Standart lain yang menyangkut referensi aspek fungsi dan prosedur interface secara mekanikal dan elektrikal yang dipublikasikan oleh ITU-T pada tahun 1993 adalah standart V.25 dan V.28, sehingga RS-232E

WIZ110SR serial to ethernet converter

WIZ110SR



WIZ110SR merupakan modul yang mengubah protokol RS-232 ke dalam TCP / IP protokol. Sehingga dimungkinkan melakukan pengukuran, pengelolaan dan pengendalian perangkat melalui jaringan berbasis Ethernet dan TCP / IP dengan menghubungkan peralatan yang ada dengan serial RS-232. Dengan kata lain, WIZ110SR merupakan sebuah protokol pengubah data serial dari piranti ke dalam protokol TCP / IP dan sebaliknya.

mikrokontroler avr ATMega 8535



Mikrokontroler ATMega 8535



Mikrokontroller AVR memiliki arsitektur RISC(Reduced Instruction Set Computing) 8 Bit, sehingga semua instruksi dikemas dalam kode 16-bit (16-bits word) dan sebagian besar instruksi dieksekusi dalam satu siklus instruksi clock. ATmega8535 mempunyai arsitektur :

BASCOM AVR ( Basic Compiler untuk mikrokontroler tipe AVR)



Basic Compiler (BASCOM) AVR

Hal-hal yang berhubungan dengan Basic Compiler adalah :

Tipe data

Tipe data merupakan bagian dari program yang paling penting karena tipe data mempengaruhi setiap instruksi yang akan dilaksanakan oleh komputer. Pemilihan tipe data yang tepat akan membuat operasi data menjadi lebih efisien dan efektif.